Tuhan slalu tau yg terbaik. itu kata-kata favoritmu. kata yg selalu ku amini begitu saja. meski kadang hatiku masih ta rela mendengar kau mengatakan nya.
aku memang bukan orang yg religius. tapi aku yakin Tuhan itu ada. namun, hingga saat ini aku masih belum memahami kata-kata favoritmu itu.
* * * * *
hidup ini benar-benar tak adil. kau tau, apa yg sering kau katakan tak terbukti hingga kini. Tuhan tak pernah tau yg terbaik untukku. setiap hari, ribuan kata mengapa slalu berkejaran di otakku. Jika Tuhan tau yang terbaik, mengapa Dia memisahkan kita?
mengapa Dia mengijinkan semua ini terjadi?
mengapa Dia memberikan semua rasa ini padaku?
mengapa ada pertemuan jika akhirnya harus berpisah?
mengapa Tuhan tak pernah tau yg terbaik?
* * * * *
mengapa kau selalu bertanya mengapa?
mengapa tak kau jalani saja hidupmu tanpa bertanya mengapa?
birakan semuanya mengalir seperti sesuai kehendak-Nya.
Tuhan selalu tahu yang terbaik tanpa kau recoki dengan pertanyaan mengapa.
dan tanpa kau tanya mengapa pun, Tuhan pasti akan memberikan semua jawaban atas seribu satu tanya di otakmu.
mengapa kau tak berhenti bertanya mengapa?
dan yakin Tuhan selalu tau yang terbaik?itu saja cukup..
* * * * *
Salah satu sisi diriku berteriak, berargumen, memprotes segala tanya mengapa ku.
sememtara sisi lainnya tetap ngotot bertanya mengapa.
kau tahu, ini semua karenamu...
* * * * *
Sudah setengah tahun ini kau menghilang. pergi entah kemana. tanpa kabar, ataupun salam perpisahan.
dan setengah tahun ini aku bertahan dengan dua sisi diriku. yang satu selalu bertanya mengapa sedangkan yang lain berusah menghentikan tanya mengapa itu.
Setengah tahun yang kujalani dengan semua kenangan tentangmu.
seratus delapan puluh hari yang kulewati dengan harapan bertemu kembali denganmu.
empat ribu tiga ratus dua puluh jam yang berhasil kulalui dengan semangat dan dorongan dari orang-orang yang menyayangiku. dengan seseorang yang tanpa kusadari selalu ada untukku. namun tak pernah sejenak pun aku ada untuknya, meski hanya sebatas berpikir tentangnya. semua hal dalam hidupku hanya tertuju padamu.
dan di menit ke 259.200 ini, kudapat kabar darimu.
"maaf jika aku meninggalkanmu, karena kau terlalu baik untukku. kau adalah kesempurnaan bagiku, tapi aku tak pernah bisa menjadi sempurna untukmu.. maafkan aku.."
* * * * *
jika Tuhan selalu tahu yang terbaik, mungkin inilah yang terbaik untukku.
dan mungkin inilah waktu untukku, untuk berhenti bertanya mengapa.
waktu untuk mulai meyakini bahwa apa yang selalu dia katakan memang benar adanya.
karena di balik setiap kejadian pasti ada hal baik yang menanti. karena ternyata Tuhan telah menyiapkan seseorang yang lebih baik darinya.yang perlahan membantuku untuk mengikhlaskan kepergianmu..Dan satu hal yang ingin kukatankan padanya.. pada sesorang yang perlahan mengisi hidupku, mungkin juga hatiku..
"Kau tak perlu menjadi seseorang yang sempurna untuk berada disisiku. karena apa adanya dirimu adalah suatu kesempurnaan bagiku... "
Tuhan selalu tahu yang terbaik...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar